Mengulik 5 Fakta Menarik Vaksin Corona China Yang Telah Diuji Coba Di Indonesia

Vaksin Corona China

Pandemi yang disebabkan oleh virus corona berdampak sangat besar terhadap berbagai aspek di seluruh negara di dunia. Hadirnya vaksin corona menjadi harapan besar. Salah satunya adalah vaksin corona China yang telah dilakukan uji coba di Indonesia. Besar harapan untuk Indonesia dapat memproduksi sendiri setelah dilakukan uji coba. Berikut ulasannya

Fakta Menarik Vaksin Corona Sinovac Dari China

1. Dilakukan Di Banyak Lokasi

Setibanya di Indonesia, vaksin Sinovac ini langsung ditangani oleh PT. Bio Farma. Bio Farma adalah Induk Holding BUMN Farmasi, yang akan melaksanakan uji klinis pada vaksin dari China ini. Uji klinis dilakukan pada banyak lokasi di daerah Bandung. Proses penyuntikan dilakukan di 6 tempat yaitu pada Rumah Sakit Unpad, Kampus Unpad Dipati Ukur dan 4 Puskesmas di Bandung.

Vaksin Corona China covid 19

Pemilihan dalam satu daerah yaitu di Bandung bertujuan agar pengawasan mudah dilakukan dan terorganisir. Pengawasan dari vaksin corona Sinovac ini selama 7 bulan lamanya. Selain di Indonesia, Negara Brazil juga mengadakan uji klinis pada vaksin jenis ini. Sehingga apabila pada berbagai negara uji klinis memiliki hasil berbeda maka vaksin tidak boleh dijual.

2. Ribuan Relawan

Uji klinis dari vaksin corona China ini dilakukan kepada ribuan orang sehat. Dimana pengawasan akan dilakukan secara berkala dan pemeriksaan rutin untuk memastikan keselamatan dari relawan. Uji klinis pada tahap tiga ini membutuhkan relawan sekitar 1.620 orang dengan rentang usia dari 18 tahun hingga 59 tahun dan memiliki kriteria tertentu.

Pada uji coba sebelumnya, yang pertama berjumlah 100 vaksin dan kedua berjumlah 400 vaksin. Memiliki progress yang baik membuat uji coba ketiga ini dilakukan lebih banyak lagi. Pihak Bio Farma juga berkolaborasi dengan pihak lain seperti Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI, uji titer antibody netralisasi BPOM RI, dan FK Unpad.

3. Disuntikan 2 Kali

Menurut ketua tim riset dari FK Unpad menyatakan bahwa vaksin akan dilakukan penyuntikan ke tubuh relawan sebanyak 2 kali tiap 14 hari. Vaksin corona ini akan menciptakan kekebalan imun tubuh terhadap virus corona dalam 28 hari usai penyuntikan vaksin. Di negara China sendiri vaksin Sinovac ini telah dilakukan uji I dan II sebanyak 743 relawan.

Vaksin Corona China sudah di uji

Bahan yang digunakan dalam vaksin ini adalah mikroorganisme pathogen virus corona. Dibanding dengan vaksin yang lain dimana sering menggunakan bahan utama dari dinding virus atau RNA, vaksin dengan mikroorganisme pathogen dinilai lebih murah dan mudah. Vaksin ini berhadil meningkatkan respon imun pada relawan yang dilakukan uji coba.

4. Target Selesai Januari 2021

Uji klinis dari vaksin Sinovac ini ditargetkan akan selesai pada Januari 2021. Dimana apabila hasil dari uji coba vaksin ini berhasil dan memberikan peningkatan daya imun yang baik maka akan dilakukan produksi masal di Indonesia. Harga penjualan yang diprediksi untuk vaksin ini sebedar 72 ribu hingga 140 ribu rupiah. Namun juga bisa mengalami perubahan.

5. Efek Samping Vaksin

Penyuntikan dari vaksin ini memiliki 2 jenis efek samping. Menurut Kusnadi Rusmil, Ketua Tim Riset dari Fakultas Kedokteran Unpad menyatakan bahwa efek pertama adalah secara lokal dan kedua sistemik. Dimana kedua efek ini akan tetap diantisipasi dalam pengawasan dan melihat efektivitas dari vaksin corona ini. Keselamatan dari relawan sangat diperhatikan.

Itulah beberapa fakta menarik dari vaksin corona Sinovac yang diproduksi oleh negara China. Uji coba di Indonesia telah berjalan pada tahap ketiga dan terus menunjukkan progress yang baik. Penjualan masal pun rencananya akan dilakukan pada tahun 2021. Dengan begitu besar harapan bahwa vaksin ini dapat menangkal penyerangan virus Corona di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *