Mari Kenali Berbagai Fakta Unik Tentang Bunga Edelweis

Bunga Edelweis ini

Edelweis yang kerap dipanggil dengan sebutan bunga abadi ini merupakan salah satu tumbuhan yang sering ditemukan di pegunungan. Tentunya, bunga edelweis yang memiliki nama latin anaphalis javanica ini memiliki bentuk yang sangat cantik. Tak heran jika banyak pendaki yang melihatnya akan berfoto di sampingnya. Oleh karena itu, mari kenali fakta unik tentang bunga ini.

Fakta Unik Edelweis Yang Harus Anda Ketahui

1. Ditemukan Sejak 200 Tahun Yang Lalu

Bunga langka dan cantik ini merupakan salah satu jenis bunga yang sudah ditemukan sejak 200 tahun yang lalu. Hal ini diketahui bahwa penemu pertama bunga ini adalah seorang naturalis bernama Georg Carl Reinwardt. Penemuan terhadap bunga ini pernah dilakukan ketika melakukan perjalanan hingga ke lereng Gunung Gede, Jawa Barat.

Bunga Edelweis itu

2. Memiliki Julukan Bunga Abadi

Julukan abadi yang diterima oleh edelweis ini disebabkan karena memiliki waktu mekar yang sangat lama. Beberapa orang bahkan menyebutkan bahwa bunga yang satu ini dapat mekar hingga 10 tahun. Tentunya, kondisi ini dipengaruhi oleh kandungan hormon etilen yang dimiliki oleh bunga ini.

Hormon tersebut adalah hormone yang mempengaruhi pengaturan kondisi tanaman mulai dari buah hingga pematangan dan penuaan. Dalam hal ini, hormon etilen pada edelweis berfungsi untuk melindungi bunga agar tidak mudah gugur. Oleh karena itu, bunga ini bisa memancarkan keindahan yang sangat lama.

3. Mekar Pada Bulan April Hingga Agustus

Begitu pula, bunga edelweis adalah jenis tanaman yang mencari matahari untuk pertumbuhannya. Tak ayal jika tanaman yang satu ini akan mekar pada bulan April hingga Agustus. Tentunya, bulan tersebut merupakan kondisi musim kemarau yang terjadi di Indonesia, sehingga matahari akan memancarkan sinar dengan intensif dan baik.

4. Dapat Bertahan Di Tanah Yang Tandus

Tanaman yang bisa hidup pada lahan tandus ini memiliki tangkai yang besar dan banyak bunga. Bahkan, daun-daun yang berbentuk seperti lidah tombak ini adalah tanda sebagai bunga yang bisa hidup di tanah yang tandus. Selain itu, anda juga bisa mengetahui waktu ini dengan melihat keberadaan edelweis yang berada di daerah pegunungan.

Bunga Edelweis

Tentunya, tanaman ini sering hidup pada kondisi tanah yang miskin hara, seperti lahan vulkanik muda dan lahan bekas terbakar. Selain itu, tanaman ini juga mampu membentuk mikoriza dengan meningkatkan kekuatan akar yang bisa menjangkau zat hara. Kondisi ini tentu sangat bermanfaat bagi lingkungan karena edelweis juga bisa menahan hempasan laju air permukaan.

5. Populasinya Semakin Berkurang

Sayangnya, tanaman ini dinyatakan terancam keberadaanya karena sering dipetik oleh para pendaki yang tidak bertanggung jawab dan masyarakat lokal. Selain memiliki bunga yang indah untuk berfoto, tanaman ini juga banyak dimanfaatkan masyarakat lokal untuk pengobatan karena bisa mengobati sakit perut dan gangguan pernafasan.

Selain itu, senyawa kandungan yang bisa membuat kulit halus dan melindungi kulit dari penuaan menjadikan bunga yang satu ini mulai diburu untuk bahan kosmetik. Padahal, waktu pertumbuhan yang dilakukan oleh tanaman yang satu ini sangat lama. Edelweis bahkan baru bisa tumbuh mencapai 20 cm setelah melewati pertumbuhan selama 13 tahun.

Bunga cantik edelweis sering dikagumi banyak orang karena keindahannya. Bahkan, beberapa orang juga menginginkan bunga ini karena kandungan senyawa yang dimiliki. Namun, fungsi tanaman yang bisa melindungi tanah dari hempasan air hujan sangat penting untuk dijaga. Oleh karena itu, tanaman yang hampir langka ini juga dilindungi oleh pemerintah agar tidak dipetik sembarangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *