Karyawan Positif Covid, Berikut Langkah Yang Bisa Diambil Pihak Perusahaan

Karyawan Positif Covid

Sejak mulai dilonggarkannya aturan PSBB hingga mulai memasuki transisi tatanan hidup baru, semakin membuat banyak perusahaan yang kini memperbolehkan pegawainya kembali bekerja di kantor. Sehingga, kondisi tersebut tak menutup kemungkinan bisa menjadi penyebab adanya cluster baru penyebaran Covid-19 di perkantoran. Yuk cari tahu langkah yang harus diambil pihak perusahaan jika ada karyawan yang positif virus Corona.

Prosedur Perusahaan Ketika Pegawai Positif Covid-19

1. Meliburkan Masa Kerja Atau Menerapkan WFH

Prosedur pertama yang mungkin bisa dilakukan oleh pihak perusahaan apabila mendapati pegawai yang positif Covid-19 adalah, dengan menerapkan work from home atau mungkin dengan meliburkan pegawai untuk sementara waktu. Langkah ini seperti yang dilakukan oleh PT HM Sampoerna Tbk, ketika ada pegawainya yang terjangkit virus berbahaya tersebut.

Karyawan Positif Covid

Hal tersebut bisa diambil untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran Covid-19 semakin meluas. Selain itu, juga sebagai kesempatan bagi perusahaan untuk melakukan pembersihan secara menyeluruh di area perusahaan. Untuk lebih mencegahnya, pihak perusahaan seharusnya juga memperketat protokol kesehatan dengan menyemprotkan desinfektan, melakukan contact tracing atau mungkin meminta pegawai untuk karantina mandiri.

2. Membentuk Tim Respon Covid-19

Di masa pandemi corona saat ini, bagi suatu perusahaan juga diperlukan untuk membentuk tim khusus yang bertugas dalam menghadapi Covid-19 di lingkungan kerja. Dimana, kelompok satgas ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan serta tujuan perusahaan dalam kaitannya menangani virus tersebut. Dalam tugas kerjanya, tim satgas ini biasanya yang melakukan pengecekan kesehatan hingga respon cepat ketika ada pegawai yang terjangkit.

3. Memberikan Transparansi

Ketika terdapat pegawai yang positif Covid-19, maka prosedur terpenting yang harus dilakukan oleh pihak perusahaan adalah dengan memberikan pengumuman secara transparan tanpa ada yang ditutupi, pada seluruh pegawai yang bekerja. Dimana, informasi tersebut bisa disampaikan melalui media chatting seperti grup WhatsApp, email, ataupun aplikasi lainnya.

Dengan adanya pengumuman tersebut, bertujuan agar pegawai yang lainnya lebih berhati-hati serta selalu menjaga diri agar tidak terjangkit virus yang sama. Selain itu, adanya informasi tersebut juga bisa menghimbau pegawai atau masyarakat untuk selalu terbuka serta jujur jika pernah berkontak ataupun terinfeksi Covid. Sehingga, dengan begitu akan lebih mudah untuk melakukan contact tracing guna memutus penyebaran virus.

4. Contact Tracing

Jika di suatu perusahaan terdapat karyawan yang terjangkit covid-19, maka sudah menjadi hal wajib bagi perusahaan untuk melakukan penelusuran kontak infeksi. Dimana, hal ini bisa dilakukan dengan menelusuri orang yang pernah berkontak secara langsung atau individu yang berada pada jarak radius dua meter dengan pasien. Dengan melakukan contact tracing ini dimaksudkan untuk antisipasi serta menghentikan penyebaran virus di lingkungan kerja.

Karyawan Positif Corona

5. Memperhatikan Hak Pegawai

Meskipun sedang dalam kondisi sakit, pegawai masih berhak untuk mendapatkan gajinya. Seperti yang telah tertulis dalam UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003 pasal 153, yang berbunyi bahwa perusahaan harus menjamin perlindungan dan gaji pegawai yang sedang sakit dengan pemotongan gaji secara bertahap tiap 4 bulan apabila pekerja tersebut memiliki sakit yang berkepanjangan.

Oleh karena itu, mengutip dari peraturan perundang- undangan yang berlaku, maka pegawai perusahaan yang positif terjangkit Covid-19 tetap berhak memperoleh gaji, selama melampirkan surat keterangan dari dokter yang menanganinya di rumah sakit. Jadi, sudah sepatutnya bagi pihak perusahaan untuk tetap memberikan hak yang harus diterima oleh pegawai.

Meskipun sudah berusaha menghindarinya dengan selalu mentaati protokol kesehatan, namun penyebaran virus masih berlangsung. Langkah tersebut bisa dilakukan jika pegawai perusahaan yang anda kelola ada yang terjangkit Covid-19. Selain dengan melakukan prosedur tersebut, memberikan simpati dan semangat pada pegawai yang positif bisa membuat penderita merasa lebih diperhatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *