Hal yang Harus Diketahui Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)

Memiliki sebuah usaha tentu menjadi salah satu hal yang menguntungkan. Hal ini dikarenakan adanya sumber penghasilan tambahan yang bisa diperoleh. Ada banyak jenis usaha yang bisa dipilih. Salah satunya adalah usaha perdagangan dimana para pengusaha bisa menjual berbagai macam produk. Akan tetapi, sebelum memulai sebuah usaha, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah adanya Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Surat ini merupakan salah satu lisensi izin yang digunakan dalam bisnis perdagangan. Hal ini berdasarkan peraturan yang sudah ditetapkan bahwa setiap usaha perdagangan harus mendapatkan SIUP. Nantinya, SIUP dibuat dengan domisili perusahaan atau usaha dagang tersebut. Akan tetapi, SIUP akan berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia. 
1.Jenis SIUP 
Bagi pemilik usaha yang ingin mengurus usaha yang mereka miliki, ada beberapa jenis SIUP yang harus diketahui. Setiap jenis SIUP memiliki peruntukannya masing – masing. Salah satu jenis SIUP adalah SIUP Mikro. SIUP ini harus diurus oleh pemilik usaha mikro yang memiliki total modal dan kekayaan saat itu kurang dari 50 juta rupiah. Sementara itu, SIUP Kecil adalah izin usaha yang harus dimiliki oleh sebuah badan usaha bidang perdagangan dengan total modal dan kekayaan sebesar 50 juta hingga 500 juta rupiah. Akan tetapi, kekayaan yang dimaksud tidak termasuk dengan tanah dan bangunan yang digunakan untuk menjalankan usaha perdagangan tersebut. SIUP Menengah harus dimiliki oleh sebuah badan usaha di bidang perdagangan yang memiliki total modal dan kekayaan sekitar 500 juta hingga 10 miliar rupiah. Total kekayaan yang dimaksud juga tidak termasuk dengan tanah dan bangunan yang digunakan oleh badan usaha. Sedangkan SIUP Besar harus dimiliki oleh badan usaha di bidang perdagangan yang memiliki modal dan kekayaan lebih dari 10 miliar. Akan tetapi, tanah dan bangunan untuk usaha tidak terhitung di dalamnya. 
2.Syarat Dokumen Mengurus SIUP
Untuk membuat Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) ada beberapa syarat yang dibutuhkan sesuai dengan jenis badan usaha yang dibuat. Sebagai contoh, bagi pemilik usaha yang ingin mengurus SIUP untuk Perseroan Terbatas (PT) maka syarat dokumen yang diperlukan adalah fotokopi KTP dari pemilik usaha atau yang bertanggung jawab, fotokopi KK jika pemilik usaha adalah seorang wanita, fotokopi NPWP, Surat Keterangan Domisili, Surat Izin Gangguan, Surat Izin Prinsip, Fotokopi Akta Pendirian PT, Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum, 2 lembar foto ukuran 4 x 6 pemilik usaha, neraca perusahaan, materai dan surat izin teknis dari instansi terkait. 
3.Cara Membuat SIUP
Langkah pertama untuk membuat SIUP adalah dengan mengambil formulir pendaftaran yang ada di Kantor Dinas Perdagangan. Kemudian, formulir tersebut harus diisi sesuai dengan informasi yang diminta dan data yang dimiliki. Pemilik usaha juga harus menandatangani formulir tersebut. Selanjutnya, pemilik usaha harus mengumpulkan formulir pendaftaran tersebut dan membayar uang pendaftaran SIUP. Jika berkas dan formulir pendaftaran lolos proses verifikasi, maka pemilik usaha bisa mengambil SIUP sesuai dengan jadwal pengambilan yang telah ditetapkan. Besarnya biaya SIUP adalah sebesar 2.000.000 yang sewaktu – waktu bisa berubah. Akan tetapi, para pemilik usaha harus menyiapkan sejumlah uang lebih jika beberapa dokumen syarat tidak tersedia karena mereka harus mengurusnya terlebih dahulu sebelum mengurus SIUP. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *