Cara Mudah Membaca Candlestick

APA ITU CANDLESTICK bentuk candlestick dan artinya

Terdapat banyak jenis pola pada sebuah candlestick. Setiap bentuk candlestick dan artinya juga tidak dapat disamakan antara satu dengan lainnya. Sebut saja contoh pola unique three river bootom dan juga concealing baby shallow. Membaca setiap pola candlestick yang ada tentu terkesan kurang praktis untuk dilakukan. Jika ingin membaca candlestick dengan cara mudah, sebaiknya gunakan empat buah panduan yang akan dibahas disini. Simak ulasannya berikut ini.

Beberapa Jenis Acuan untuk Membaca Candlestick yang Harus Anda Tahu

1. Ukuran Badan yang Dimiliki oleh Candlestick

Hal pertama yang dapat digunakan ialah dengan melihat ukuran badan yang dimiliki oleh candlestick tersebut. Panjang dari badan akan menunjukkan aspek kekuatan yang dimiliki salah satu pihak. Sementara ukuran badan yang memanjang dapat diartikan sebagai mulai menguatnya sebuah momentum di pasar finansial. Jika badan dari candlestick tersebut mulai mengecil, dapat diartikan bahwa momentum yang ada di bidang ini juga akan menjadi semakin pelan.

bentuk candlestick dan artinya

2. Panjang Sumbu yang Ada pada Candlestick

Panjang dari sebuah sumbu candlestick ini dapat menunjukkan mengenai volatilitas dari pergerakan harga. Volatilitas sendiri bisa diartikan sebagai besarnya sebuah jarak antara fluktuasi atau naik turunnya saham. Jika sumbu berbentuk panjang dapat dikatakan bahwa harga yang ada sedang mengalami pergerakan yang cepat. Hal ini berlaku dengan durasi dari candlestick yang terkait. Kendati demikian, hal itu mengalami adanya penolakan berupa perlawanan.

Sementara saat sebuah volatilitas mengalami peningkatan, maka sumbu dari candlestick akan menjadi semakin bertambah panjang. Biasanya hal tersebut akan terjadi pada bagian akhir dari trend yang ada. Dapat pula terjadi sebelum harga mulai berbalik arah dalam pasar finansial ini. Harga yang telah mendekati support resistance juga bisa menjadikan sumbu dari candlestick tersebut akan menjadi bertambah panjang.

3. Rasio Panjang Badan dan Sumbu Candlestick

Cara mudah untuk membaca sebuah candlestick pun dapat dilakukan dengan melihat rasio yang ada. Rasio yang dimaksud ialah perbandingan dari panjang badan dengan sumbu pada candlestick itu sendiri. Dalam hal ini akan terdapat dua macam rasio yang akan dijelaskan disini. Dimana saat pasar sedang mengalami ketidakpastian serta pada saat trend tengah terjadi dengan momentum yang cenderung tinggi.

bentuk candlestick dan artinya Candlestick

Pada saat trend sedang dalam momentum yang tinggi, maka akan membuat sumbu candlestick menjadi lebih kecil dengan badannya yang panjang. Hal sebaliknya akan terlihat saat pasar finansial sedang dilanda ketidakpastian. Dimana sumbu dari candlestick akan menjadi lebih panjang. Sementara karena volatilitas mengalami peningkatan sehingga membuat badan dari candlestick akan menjadi mengecil.

4. Posisi Badan yang Dimiliki olah Candlestick

Jika dilihat dari posisi badan dari candlestick, Anda pun dapat membaca beragam aspek di bidang ini. Mulai dari posisi badan yang dimiliki candlestick yang menunjukkan adanya perlawanan. Dimana candlestick yang ada akan memiliki sumbu yang panjang. Sementara posisi badan ada di bagian salah satu ujungnya. Jika candlestick berada di tengah tengah sumbu, dapat diartikan adanya ketidakpastian atau juga keraguan pada pasar finansial

Tidak harus menghafal bentuk candlestick dan artinya untuk memahaminya. Seperti di ulas disini, bahwa dengan empat buah acuan yang ada Anda bisa membaca candlestick dengan baik. Anda pun tidak lagi perlu manghafal setiap nama atau pola candlestick satu per satu. Biasanya pada setiap platform, juga akan memiliki tampilan candlestick yang berbeda beda. Kendati demikian, dengan acuan elemen ini, Anda akan bisa memahami bagaimanapun tampilannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *